Telkomsel Perkenalkan INTANK, Sistem IoT Pemantau Tangki Bahan Bakar

Telkomsel bekerja sama dengan Pertamina Patra Niaga dan Mitratel mengimplementasikan layanan inovatif untuk fuel management, yaitu IoT Intelligent Tank Monitoring System (INTANK).

INTANK adalah solusi menajemen pengelolaan bahan bakar berbasis IoT yang berfungsi untuk memonitor tangki dari jarak jauh, yang memungkinkan pemantauan inventaris dan konsumsi bahan bakar secara intensif kapan pun, dari mana pun. Dharma Simorangkir, SVP Enterprise Account Management

Telkomsel mengatakan bahwa Telkomsel meningkatkan kesiapan teknologi dan jaringan sebagai bagian dari upaya mengakselerasi terbentuknya ekosistem IoT di Indonesia.

"Upaya ini merupakan salah satu bentuk dukungan Telkomsel bagi roadmap pemerintah Indonesia yaitu ‘Making Indonesia 4.0’ dalam rangka memasuki era ‘Industry 4.0’," kata Dharma dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Senin (29/4/2019).

Solusi INTANK antara lain digunakan untuk mengatasi biaya operasi tinggi, keterbatasan akses pada situs tangki bahan bakar, pengukuran manual, akurasi rendah, inefisiensi rantai pasokan, biaya pemeliharaan yang tinggi, hingga kehilangan inventori.

Solusi INTANK akan membantu Pertamina Patra Niaga dan Mitratel dalam berbagai use case yang berbeda.

Pertamina Patra Niaga (PPN) mengimplementasikan INTANK untuk memonitor persediaan bahan bakar pada tangki penyimpanan terminal (terminal storage), sensor meter pada jalur distribusi, serta CCTV pada titik transfer custody.  

PPN sendiri telah mengembangkan solusi digital bernama Pertamina Smart MT (mobil tangki). Implementasi layanan IOT INTANK & Fleetsight dari Telkomsel  telah menjadi lokomotif inovasi bagi Pertamina Smart MT, menjadikannya lebih optimal dalam menjaga persediaan dan melakukan distribusi bahan bakar minyak bagi para konsumennya.

Sedangkan Mitratel memanfaatkan sensor INTANK untuk memonitor konsumsi dan persediaan bahan bakar pada site infrastruktur telekomunikasi yang menggunakan genset sebagai cadangan energi.  

Layanan INTANK juga telah memasuki tahap uji implementasi di perusahaan lain dari beragam industri, yaitu Semen Merah Putih (industri semen), Pamapersada Nusantara (industri kontraktor pertambangan), dan Kapuas Prima Coal Tbk (industri pertambangan). 

Kompascom

Penulis : Reska K. Nistanto

Editor : Oik Yusuf

Berita Terkait

    Komentar via Facebook

    Kembali ke atas